Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Kediri menghimbau kepada warga NU Kota Kediri untuk senantiasa menjaga kesehatan, Mematuhi Intruksi, himbauan, dan protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Social distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama serta Memperbanyak doa dan amaliyah sebagaimana intruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera


Breaking News
Home / Warta Sosial / Gus Atho’ Sampaikan Keistimewaan Membaca Al-Quran dan Sholawat

Gus Atho’ Sampaikan Keistimewaan Membaca Al-Quran dan Sholawat

nukotakediri.or.id-Atho’illah Sholahuddin Anwar membandingkan keistimewaan antara berdzikir dengan membaca Al-Qur’an dan bersholawat dalam kitab sulam munajat saat pengajian rutinan rabu malam kamis Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kota Kediri di aula Kantor PCNU pukul 20:00 WIB pada Rabu,(10/11/21)

Gus Atho’ sapaanya menyampaikan materi kepada hadirin terkait perbedaan antara berdzikir dengan fadhilah membaca Al-Qur’an dan bersholawat. Menurutnya saat membaca dzikir tanpa mengetahui maknanya tidak mendapat pahala sedangkan jika membaca Al-Qur’an dan Sholawat meskipun tidak faham makna dan artinya tetap mendapat pahala dari Allah.
“Dalam kitab salalim; sholawat meskipun tidak ikhlas atau tercampur riya’ akan tetap diterima pahalanya”imbuhnya

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengagungkan lagi akan fadhilah dari membaca Al-Qur’an. Karena banyak sekali pahala didalam mengamalkan Al-Quran, seperti saat belajar menghafalkannya satu mendapat pahala dari melihat mushafnya dan kedua mendapat pahala saat membacanya. “nderes qur’an akan mendapat pahala berlipat”teguhnya

Pengasuh pondok pesantren Lirboyo menyayangkan kepada manusia banyak yang berkhianat saat melaksanakan sholat.Seperti mengucapkan innasholati wanusuki wamahiyaya tetapi hatinya memilikirkan barang lain sehingga menurut orang sufi Allah juga bisa cemburu dengan perilaku seperti itu. “Agar aman makanya seharusnya berjama’ah.karena orang lain yang sholatnya benar bisa menyelamatkan kita”pungkasnya. (Dul)

About TIM Publikasi

Check Also

Peringati HSN 2021, PCNU Kota Kediri Adakan Gowes Maqom Masayikh

nukotakediri.or.id-Dalam rangka memperingati Hari santri 2021, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ (PCNU) Kota Kediri menggelar gowes …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *