Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Kediri menghimbau kepada warga NU Kota Kediri untuk senantiasa menjaga kesehatan, Mematuhi Intruksi, himbauan, dan protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Social distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama serta Memperbanyak doa dan amaliyah sebagaimana intruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera


Breaking News
Home / Warta Sosial / ZAKKI MOBILE: Kinerja dan Kelembagaan LAZISNU semakin kredible di Masyarakat

ZAKKI MOBILE: Kinerja dan Kelembagaan LAZISNU semakin kredible di Masyarakat

WhatsApp Image 2016-08-21 at 11.23.04

LAZISNU Kota Kediri menghadiri Halal bi Halal dan Rakorwil LAZISNU Jawa Timur di Gedung PWNU Jawa Timur minggu kemaren (21/8).

Perwakilan LAZISNU Kota Kediri yang diwakili oleh Samsudin Bendahara dan Masmuhsin Sekretaris LAZISNU Kota Kediri menyampaikan bahwa dalam halal bi halal dan Rakorwil tersebut selain membahas isu-isu strategis terkait pengelolaan Zakat, Infaq dan Shodaqoh juga dibahas tentang kepastian status LAZISNU Kota Kediri sebagai lembaga resmi pengelola zakat.

WhatsApp Image 2016-08-21 at 11.40.38

(Penandatanganan Mou dengan BRI Syariah)

Gus Noor Shodiq Askandar ketua  PW LAZISNU Jawa Timur dalam sambutannya menyampaikan bahwa LAZISNU sudah menjadi LAZ NASIONAL sedangkan status LAZISNU di tingkat Propinsi dan Kabupaten Kota merupakan kepanjangan tangan dari LAZISNU Pusat. Sesuai dengan peraturan pemerintah menyatakan bahwa syarat untuk menjadi LAZ Nasional adalah lembaga Zakat tersebut ninimal perputaran uang zakat, infaq dan shodaoh yang dikelola dalam satu tahun minimal 50 miliyar. Dengan syarat tersebut maka Gus Noor Shodiq Askandar mengharapkan kepada LAZISNU di tingkat Propinsi dan Kabupaten Kota mendukung supaya syarat 50 miliyar dalam satu tahun tersebut dapat terpenuhi secara terus menerus, sehingga ijin operasional LAZIS NU tidak dicabut.

Selain penjelasan tentang status kelembagaan dan isu-isu strategis terkait pengelooan zakat, juga ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) LAZISNU JATIM dengan BRI Syariah tentang transaksi keuangan. Selain itu juga diluncurkannya aplikasi berbasis android “ZAKKI”. Aplikasi tersebut akan memberi kemudahan kepada muzakki untuk menyalurkan donasinya. Tidak hanya itu, aplikasi ZAKKI juga bisa digunakan untuk transkasi keuangan seperti pembayaran rekening listrik, telepon, BPJS serta pembelian Pulsa.

Direktur Operasional Program PW Lazisnu Jawa Timur, Zain Ihsan, menambahkan, ada beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dengan menggunakan aplikasi ini, seperti sistem pembukuan yang lebih aman dan terpadu serta pelaporan keuangan kepada donatur yang lebih mudah dan terpercaya dengan adanya beberapa fitur unggulan.

”Dalam aplikasi ini, petugas Lazis bisa memilih sistem pelaporan yang diinginkan oleh para donatur. Mau dalam bentuk sms, pdf, atau email,”” jelas Zain saat menyampaikan materi.

Sementara itu, Bendahara LAZISNU Kota Kediri Samsudin mengaku sangat mengapresiasi atas diluncurkannya  pengelolaan ZIS berbasis teknologi ini. Pasalnya, dengan adanya aplikasi Zakki-Mobile, kinerja dan kelembagaan Lazis akan semakin kredible di mata masyarakat. wah.

About admin

Check Also

Kapolres Kediri Kota Apresiasi Santri Lirboyo Terapkan Protokol Kesehatan

Kapolres Kediri Kota AKBP. Miko Indrayana, SIK mengapresiasi kedisiplinan santri Pondok pesantren Lirboyo dalam menerapkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *