Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Kediri menghimbau kepada warga NU Kota Kediri untuk senantiasa menjaga kesehatan, Mematuhi Intruksi, himbauan, dan protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Social distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama serta Memperbanyak doa dan amaliyah sebagaimana intruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera


Breaking News
Home / Umum / GUS AB: JEJAK LANGKAH 2 ULAMA SEBAGAI SURI TAULADAN GENERASI MILENIAL

GUS AB: JEJAK LANGKAH 2 ULAMA SEBAGAI SURI TAULADAN GENERASI MILENIAL

Ketua PCNU Kota Kediri memberikan sambutan sebelum pemutaran film jejak langkah 2 ulama

Kediri : Film Jejak Langkah 2 Ulama kita gunakan senagai siri tauladan untuk generasi penerus Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di era milenial sekarang. Hal ini disampaikan oleh Ketua PCNU Kota Kediri H. Abu Bakar saat memberikan sambutan pada pembukaan nonton bareng film “Jejak Langkah 2 Ulama” yang digelar di gedung sport center IAIN Kediri kerja bareng PCNU Kota Kediri dengan PD. Muhammadiyah Kota Kediri (ahad, 08/3). Kegiatan nonton bareng ini dihadiri oleh kurang lebih 750 orang, terdiri dari pengurus cabang, lembaga dan badan otonom PCNU dan PD. Muhammadiyah Kota Kediri serta warga. Selain itu juga hadir perwakilan dari Pemkot Kediri, Polres Kediri Kota, Kodim 0809 serta Kemenag Kota Kediri.

Para tamu undangan nonton bareng Jejak langkah 2 Ulama

Ketua PCNU Kota Kediri yang biasa dipanggil Gus AB juga menyampaikan bahwasannya kegiatan nonton bareng yang digelar ini merupakan sejarah di kota kediri, sebab selama ini belum pernah PCNU dan PD. Muhammadiyah Kota Kediri melaksanaan kegiatan bersama dengan menghadirkan warganya. Gus Ab berharap kebersamaan PCNU dan PD. Muhammadiyah tidak hanya pada kegiatan nonton bareng saja, tapi bisa dikembangkan dalam kegiatan-kegiatan lain.”Kedepan semoga kebersamaan ini bisa terulang lagi misal di kegiatan halal bi halal, peringatan tahun baru islam atau kegiatan lain yang melibatkan warga NU dan Muhammadiyah” kata Gus Ab.

Ditambahkan oleh Gus Ab bahwa KH. Hasyim As’ari dan KH. Ahmad Dahlan sama-sama pernah mondok di Pon. Pes. KH. Sholeh Darat semarang, maka generasi sekarang juga harus meniru beliau dengan menimba ilmu di lembaga pendidikan. “Pendiri NU dan Muhammadiyah dulu mencari Ilmu dengan mondok, maka kita sebagai penerusnya juga harun menimba ilmu di lembaga pendidikan atau di pondok, tidak cukup dengan menimba ilmu dari internet atau media sosial”.

Tamu udangan dalam nonton bareng Film Jejak Langkah 2 Ulama

Senada dengan yang disampaikan oleh Gus Ab, Ketua PD. Muhammadiyah Kota Kediri Prof. Dr. H. FAuzan Saleh menyampaikan bahwa tidak bisa dipungkiri bahwa NU dan Muhammadiyah berbeda, tetapi dengan kebersamaan dua pilar ormas di Kota Kediri NU dan Muhammadiyah bisa menciptakan Kota Kediri yang Harmoni.

Prof. Fauzan juga sedikit mengulas tentang simbol Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Simbol bumi di logo NU dan matahari di simbol muhammadiyah memang tidak bisa dipisahkan karena dua elemen tersebut saling beriringan. “Saya sempat berfikir, dulu pencipta logo Nahdlatul Ulama menggunakan ikon utama bumi dan Muhammadiyah menggunakan ikon utama matahari ini by accident atau by disain” ungkap Prof. Fauzan.

Perlu diketahui bahwa film jejak langkah 2 ulama ini merupakan Film yang diinisiasi oleh Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama Pondok Pesantren Tebuireng. Film Jejak Langkah 2 Ulama secara garis besar menceritakan perjalanan hidup 2 ulama besar nusantara, Kyai Haji (KH) Ahmad Dahlan dan Kyai Haji (KH) Hasyim Asy’ari. Di film ini, penonton dimanjakan dengan base true story dari kedua tokoh besar dari masa kecil hingga memperjuangkan tegaknya agama di bumi Indonesia. Yud.

About admin

Check Also

JEJAK 2 TOKOH, PERTEMUKAN PCNU DAN PD. MUHAMMADIYAH KOTA KEDIRI

Foto bareng PCNU Kota Kediri bersama PD. Muhammadiyah Kota Kediri nukotakediri: Bertempat di rumah makan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *