Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Kediri menghimbau kepada warga NU Kota Kediri untuk senantiasa menjaga kesehatan, Mematuhi Intruksi, himbauan, dan protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Social distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama serta Memperbanyak doa dan amaliyah sebagaimana intruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera


Breaking News
Home / Umum / PASCA SEBULAN PKSK, MAHASISWA IAIN KEDIRI SERAHKAN LAPORAN

PASCA SEBULAN PKSK, MAHASISWA IAIN KEDIRI SERAHKAN LAPORAN

Pasca melaksanakan Prakter Kerja Sosial Keagamaan (PKSK), siang ini (Selasa, 04/2) Izzatul Laila dan Beti Kusmiati Mahasiswa IAIN Kediri Program Studi Sosiologi Agama IAIN Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Kediri datang ke Kantor PCNU Kota Kediri menyerahkan laporan PKSK.

Ditemui oleh staf kantor PCNU Kota Kediri Slamet Hariono, mereka berterimakasih kepada PCNU Kota Kediri atas kerjasama dan bimbingannya selama menjalankan prakter kerja sosial di PCNU Kota Kediri. Laila, panggilan akrab Izaatul Laila merasa banyak pengalaman yang diperoleh selama PKSK diantaranya saat peringatan hari santri nasional 2019, dia sempat ikut Apel Hari Santri di lapangan aula muktamar lirboyo kediri yang selama ini belum pernah dia ikuti. Selain itu laila juga terpukai saat mengikuti jalan sehat santri sarungan 2019. “Selama ikut jalan sehat, saya nggak pernah melihat antusian masyarakat seperti itu, yang ikut ribuan dan mereka membawa atribut Nahdlatul Ulama, sungguh bangga berada diantara mereka saat itu” tutur laila.



Praktek kerja sosial keagamaan (PKSK) mahasiswa IAIN Kediri di PCNU Kota Kediri ini mengambil tema upaya Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kediri dalam Penanggulangan Radikalisme melalui Program Keagamaan. Saat bertemu dengan Ketua PCNU Kota Kediri H. Abu Bakar beberapa waktu yang lalu, terkait tema PKSK tersebut Gus Abu Bakar meyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama Kota Kediri memang tidak secara spesifik mempunyai program yang berjudul penangulangan radikalisme, tetapi hampir di semua kegiatan Nahdlatul Ulama selalu mengandung konsep penanggulangan radikalisme, diantaranya menyanyikan lagu ya lal wathon yang menunjukkan kecintaan warga NU terhadap bangsa dan negara, melaksanakan lailatul ijtima di setiap ranting, penanaman ajaran ahlussunnah wal jamaah sampai dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial berbalut tradisi yang menunjukkan kecintaan kepada NKRI. “Hari santri 2019 kita melaksanakaan even futsal sarungan, parade bedug, pagelaran pencak silat, tingkepan bahkan liwetan. Semua itu adalah tradisi santri ahlussunnah wal jamaah an nahdliyah sebagai wujud kecintaan kepada Bangsa dan Negara” ungkap Gus Ab.



Perlu diketahui bahwa kegiatan PKSK mahasiswa IAIN Kediri di Kantor PCNU Kota Kediri berlangsung selama satu bulan yaitu Bulan Oktober 2019. Sebagai kenang-kenangan, PCNU Kota Kediri memberikan Buku Fiqih Keseharian terbitan PCNU Kota Kediri bekerjasama dengan LBM Pon. pes. Lirboyo guna menambah referensi para mahasiswa terkait hukum-hukum Islam.

yud

About admin

Check Also

EDUKASI SISWA PAUD/TK TENTANG COVID-19, SATGAS TANGGAP COVID-19 NU KOTA KEDIRI BAGIKAN BUKU MEWARNAI

Satgas Tanggap COVID-19 NU Kota Kediri melalui IPPNU dan Fatayat NU kota Kediri memberikan buku …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *