Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Kediri menghimbau kepada warga NU Kota Kediri untuk senantiasa menjaga kesehatan, Mematuhi Intruksi, himbauan, dan protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Social distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama serta Memperbanyak doa dan amaliyah sebagaimana intruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera


Breaking News
Home / Umum / Peduli sesama, PCNU Gelar Donor Darah

Peduli sesama, PCNU Gelar Donor Darah

KEDIRI| nukotakediri.or.id -Bertempat di Ponpes Salafiyyah, Kelurahan Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, PCNU Kota Kediri menggelar donor darah, Kamis (21/12). Rangkaian acara ini, dijelaskan KH. Abu Bakar Abdul Djalil, Ketua PCNU, menginggatkan maraknya bencana alam serta memperingati Hari Ibu Nasional, jatuh pada hari ini.

Sedikitnya 100 orang melakukan donor darah bekerjasama dengan PMI Kota Kediri, dijelaskan Gus Ab, sapaan akrab Ketua PCNU, bahwa menurut Islam memandang kegiatan donor darah ini merupakan sesuatu yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat.

Merujuk pada pendapat salah satu ulama, Syaikh Al Allamah Muhammad bin Ibrahim Ali bahwa digagasnya acara donor darah ini merujuk tiga sudut pandang yaitu penerima donor, pendonor dan dokter sebagai rujukan apakah darah tersebut bisa didonorkan atau tidak.

“Penerima donor darah. orang yang menerima haruslah mereka yang benar – benar membutuhkan. Kemudian dipastikan tidak ada indikasi yang bisa membahayakan bagi pendonor, diharapkan merujuk kepada dokter beragama Islam. Namun, jika tidak ada diperbolehkan tenaga ahli di bidang medis merupakan non muslim,” jelas Gus Ab

Ditambahkan Ketua PCNU, bahwa darah donor tersebut disampaikan kepada orang yang benar – benar dalam kondisi kritis dan sangat membutuhkan. Bahwasanya, darah tersebut dilarang keras untuk diperjualbelikan.

“Bagi yang mendonorkan darah, mengutip salah satu Hadits Nabi Muhammad. SAW, tidak boleh melakukan sesuatu yang membahayakan jiwa dan tidak boleh pula membahayakan orang lain,” jelas Gus Ab, sempat diisukan maju dalam Pilwali 2018.

 

Dikutip dari: duta.co

About admin

Check Also

JEJAK 2 TOKOH, PERTEMUKAN PCNU DAN PD. MUHAMMADIYAH KOTA KEDIRI

Foto bareng PCNU Kota Kediri bersama PD. Muhammadiyah Kota Kediri nukotakediri: Bertempat di rumah makan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *